Sudah semestinya Ruang para akademisi yang berkhitoh Islam menjadi tempat bagi tercerahkannya nilai-nilai aqidah Islam. Apalagi ditengah menjamurnya pemikiran-pemikiran heteredoks yang mengancam nilai-nilai kemurnian Islam berdasarkan Qur’an dan Sunnah.

Secara perkembangan historis,¬† inovasi¬† dan doktrin syiah adalah benalu bagi umat Muslim. Tokoh Murthada Muthahari adalah murid dari imam terkemuka Syi’ah di Iran, Khomeini yang pemikiran-pemikirannya amat menghinakan ahlu sunnah wal jama’ah, belum lagi dengan doktrin wilayatul faqih-nya (baca; nasionalisme persia) yang berpotensi mengancam keutuhan NKRI.

Amat disayangkan apabila kehadirannya bisa sampai lolos ke wadah-wadah civitas akademik ber- almamaterkan Islam yang seharusnya bisa menjadi tameng aqidah secara ideologis. mari selamatkan generasi penerus bangsa dari pemikiran kaum2 sempalan…

#boikot
#GhazwulFikri
#BantuDakwah
#SpiritUkhuwah
#SyiahBukanIslam

sumber: Annasindonesia.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here