mengapasayakeluardarisyiah.info,  Riyadh – Arab Saudi mengatakan, Senin (20/05/2019), sistem pertahanan udara militer berhasil mencegat dua rudal di wilayah Makkah. Rudal itu diluncurkan oleh kelompok pemberontak Syiah Hutsi di Yaman.

“Sistem Pertahanan Udara Kerajaan Saudi memantau sasaran udara yang terbang di atas daerah terlarang di Jeddah dan Taif dan telah ditangani sesuai dengan situasinya,” kata Saudi Press Agency mengutip pernyataan juru bicara koalisi Arab pimpinan Saudi di Yaman.

Kedutaan Saudi di Washington mengatakan dalam sebuah tweet bahwa kedua rudal itu dicegat di daerah Makkah, yang meliputi Jeddah dan Taif.

Televisi Al-Arabiya, mengutip dari saksi mata, mengatakan pasukan pertahanan udara Saudi mencegat dua rudal balistik di atas kota-kota Taif dan Jeddah di barat wilayah kerajaan. Al-Arabiya mengatakan, rudal pertama mengarah ke Makkah.

Sementara itu, pemberontak Syiah Yaman mengatakan tidak menargetkan Makkah yang terletak sekitar 70 km dari Jeddah dan 50 km dari Taif. Kelompok itu menggambarkan pernyataan Saudi sebagai metode mengumpulkan dukungan untuk perang.

“Rezim Saudi … sedang mencoba, di balik tuduhan ini, untuk menggalang dukungan dan dukungan untuk agresi brutal terhadap rakyat Yaman kita,” kata Yahya Sari, juru bicara pemberontak Syiah dukungan Iran itu di Facebook.

Riyadh menuduh Iran memerintahkan serangan udara pekan lalu di dua stasiun pompa minyak di Saudi. Serangan itu dilakukan oleh Syiah Hutsi. Iran membantah mengeluarkan perintah itu.

Washington dan Teheran saat ini sedang memperdebatkan sanksi dan kehadiran militer AS di kawasan, di tengah meningkat kekhawatiran konflik antara kedua negara.

sumber: syiahindonesia.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here