Oleh Zulkarnain El Madury

Dalam sebuah diskusi tentang istri nabi Muhammadò Sallallahu Alaihi Wasallam, berbagai tuduhan dialamatkan kepada istrinya sebagai pelacur murahan, di samping tuduhan Syiah bahwa para istri Nabi tidak berakhlak. Menjadi salah satu buah hinaan Syiah terhadap para istri Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam.

Mereka tidak percaya kalau di dalam sunni ada lafadz sholawat yang menyebutkan istri Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam. Bahkan meminta Sunni untuk menyebutkan kitab-kitab fiqih yang mana dan hadis yang mana bahwa di bolehkan membaca shalawat yang menyebutkan istri-istri Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam. Tentu Sunni yang sudah menguasai fiqih fiqih para imamnya menyebut dengan mudah fiqih fiqih mana saja yang menyebutkan ada istri Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam. Di dalam berbagai kitab kitab fiqih dan kitab-kitab hadits tidak sedikit hadis-hadis yang menyebutkan bahwa istri-istri Rasulullah diantara sholawatnya yang diajarkan oleh Nabi kepada umat Islam. Sholawat sholawat yang diajarkan nabi menyebut istrinya di dalam salat itu tidak bisa diterima oleh Syiah, bahkan seolah-olah itu bukan sholawat bagi mereka. Mari kita simak sholawat-sholawat yang menyebutkan istri-istri Rasulullah:

اللهم صل على محمد وعلى أهل بيته وعلى أزواجه وذريته كما صليت على آل إبراهيم إنك حميد مجيد وبارك على محمد وعلى أهل بيته وعلى أزواجه وذريته كما باركت على آل إبراهيم إنك حميد مجيد

“Ya Allah berilah shalawat kepada Muhammad dan kepada ahli baitnya dan istri-istrinya dan keturunannya, sebagaimana Engkau telah bershalawat kepada Ibrahim, sesungguhnya Engkau Maha Terpuji (lagi) Maha Mulia. Dan berkahilah Muhammad dan kepada ahli baitnya dan istri-istrinya dan keturunannya, sebagimana Engkau telah memberkahi Ibrahim, sesungguhnya Engkau Maha Terpuji (lagi) Maha Mulia”

[SHAHIH, HR. Ahmad 5/347, Ini adalah lafazhnya, Ath Thowawiy dalam “Musykilul Atsaar” 3/74], dishahihkan oleh Al Albani dalam “Sifaat sahalat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam”, hal 178-179].

اللهم صل على محمد وعلى أزواجه وذريته كما صليت على إبراهيم ، وبارك على محمد وعلى أزواجه وذريته كما باركت على إبراهيم ، إنك حميد مجيد

“Ya Allah,berilah shalawat kepada Muhammad dan kepada isteri-isteri beliau dan keturunannya,sebagaimana Engkau telah bershalawat kepada Ibrahim. Ya Allah, Berkahilah Muhammad dan isteri-isteri beliau dan keturunannya, sebagaimana Engkau telah memberkahi Ibrahim,Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji (lagi) Maha Mulia”

[SHAHIH, HR. Bukhari 4/118, 7/157, Muslim 2/17, Abu Dawud no. 979, An Nasa-i dalam “Sunan” nya 3/49, Ibnu Majah no. 905, Ahmad dalam “Musnad” nya 5/424, Baihaqi dalam “Sunanul Kubra” 2/150-151, Imam Malik dalam “Al Muwaththo’ 1/179 dan yang lainnya].

Bahkan ada pula yang menggunakan lafadz ummahatul mukminin Wal mukminat yang diriwayatkan dari jalan yang shahih. Di dalam kitab Imam muslim disebutkan dengan ucapan

(Bab bacaan shalawat atas nabi setelah tasyahud), di dalam salah satu sholawatnya terdapat kata-kata yang menyebutkan para istri Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam. Di samping semua kitab fiqih imam imam sunni terdapat kalimat yang membenarkan bacaan Shalawat terhadap istri Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam sebagaimana yang dicontohkan oleh Beliau.  Maka mulailah penganut agama Syiah tersebut menjadi bingung untuk memberikan jawaban sehingga harus meninggalkan pertemuan.

Sumber: syiahindonesia.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here